BREAKING NEWS

KPK Buka Kunjungan Lebaran 2026, Keluarga Tahanan Ramai Besuk di Rutan KPK, Ada Anak Bupati Pekalongan


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka jadwal kunjungan bagi para tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK pada momen Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh keluarga dan kerabat tahanan untuk bersilaturahmi, dengan banyak di antaranya datang sambil membawa makanan.


Sejumlah keluarga tahanan yang hadir di antaranya keluarga dari Bupati Pati nonaktif Sudewo, Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, hingga Direktur Utama Industri Hutan V (Inhutani V) Dicky Yuana Rady. Selain itu, terlihat pula anak dari Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, yakni Mehnaz Nazeera Ashraff.


Saat ditemui wartawan, Mehnaz tidak memberikan tanggapan. Ia memilih terus berjalan tanpa menghiraukan pertanyaan yang diajukan.


Di sisi lain, anak dari Dicky Yuana Rady, Riyan Ahmad Radi (26), sempat menjelaskan maksud kedatangannya. Ia datang bersama keluarga untuk menjenguk sang ayah dan melihat kondisinya secara langsung.


"Saya habis besuk sama kakak buat ke ayah. Ayah saya soalnya terjerat kasus korupsi waktu setahun lalu, dan sekarang ayah di rutan udah hampir setahun," kata Riyan saat ditemui.


Riyan mengungkapkan bahwa waktu kunjungan yang diberikan terbatas, yakni sekitar 30 menit, karena harus bergantian dengan anggota keluarga lainnya.


"Sempat ketemu sekitar setengah jam lah. Karena ganti-gantian juga sama anggota keluarga yang lain," tuturnya.


Ia juga memastikan bahwa proses hukum yang dijalani ayahnya berjalan dengan baik tanpa kendala berarti.


"Momennya (pertemuannya) baik alhamdulillah, nggak ada kendala, nggak ada kusut-kusut, lancar semua," ucap Riyan.


Sebelumnya, KPK juga memfasilitasi sebanyak 67 tahanan untuk melaksanakan Salat Id di Gedung Merah Putih KPK. Pelaksanaan salat dimulai sejak pukul 06.30 WIB.


Selain itu, layanan pengantaran makanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Para tahanan juga diberikan kesempatan untuk melakukan tatap muka dengan keluarga pada pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.


"Adapun saat ini tercatat total terdapat 81 tahanan, yakni 41 orang dari Rutan KPK Gedung Merah Putih (K4) dan 40 orang dari Rutan KPK Gedung C1. Di mana dari total tersebut, 67 orang di antaranya beragama Muslim," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (20/3).


Budi menjelaskan bahwa pemberian layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia (HAM) bagi para tahanan. Meski demikian, seluruh fasilitas tetap diberikan dengan memperhatikan aspek keamanan.


"Dengan demikian, KPK menegaskan bahwa proses penegakan hukum yang dijalankan tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, melainkan berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak dasar setiap individu," sebutnya.


sumber : detik.com


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini