BREAKING NEWS

Bandung Dibekap Dingin Ekstrem: Suhu Turun hingga 19 Derajat Celsius di Januari 2026

Ⓒ Hak cipta foto di bawah ini dikembalikan sesungguhnya kepada pemilik foto

BANDUNG | iNet99.id - Kota Bandung, yang dikenal sebagai Paris van Java, kini sedang dilanda cuaca dingin yang tidak biasa di awal tahun 2026. Suhu udara yang turun drastis membuat warga setempat merasa seperti berada di musim dingin Eropa, meskipun Indonesia tropis.

Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu minimum di Bandung Raya mencapai 19-20 derajat Celsius pada beberapa hari terakhir, khususnya pada 4 dan 8 Januari 2026.

Penurunan suhu ini disebabkan oleh periode musim hujan yang sedang berlangsung di Jawa Barat. Air hujan yang jatuh dari lapisan atmosfer atas membawa udara dingin ke permukaan bumi, menurut penjelasan Kepala Stasiun Geofisika Bandung, Teguh Rahayu.

Warga seperti Tejaningsih dari Gedebage, Kota Bandung, mengeluhkan dingin yang menusuk tulang, terutama saat subuh dan malam hari. "Dingin banget, nggak biasanya seperti ini tiap malam," ujarnya.

BMKG mencatat bahwa suhu terendah tercatat 20,4 derajat Celsius, dan ini masih dalam batas normal untuk musim hujan. Namun, kombinasi dengan angin kencang membuatnya terasa lebih ekstrem.

Prakiraan cuaca untuk 16 Januari 2026 menunjukkan hujan sedang hingga lebat di Kota Bandung dan sekitarnya, dengan suhu udara berkisar 19-33 derajat Celsius.
Kondisi ini diprediksi akan berlanjut hingga Maret 2026, sebagai puncak musim hujan di wilayah Jawa Barat.

Dampak dari cuaca dingin ini terasa pada kesehatan masyarakat. Banyak warga yang mengalami masuk angin, pilek, atau demam karena perubahan suhu mendadak.

Pemerintah Kota Bandung menyarankan warga untuk menggunakan pakaian hangat, seperti jaket tebal, syal, dan sarung tangan saat keluar rumah, terutama di pagi dan malam hari.

Selain itu, konsumsi minuman hangat seperti teh jahe atau wedang ronde direkomendasikan untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil di tengah cuaca dingin ini.

Di kawasan dataran tinggi seperti Dago atau Ciwidey, suhu bahkan bisa mencapai 16-18 derajat Celsius, membuat kabut tebal menyelimuti jalanan dan mengganggu lalu lintas.

Petani di daerah perbukitan seperti Pangalengan dan Ciater melaporkan bahwa cuaca dingin ini mempengaruhi pertumbuhan tanaman, meskipun hujan membantu irigasi.

BMKG juga memperingatkan potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat yang bisa menyebabkan banjir di beberapa wilayah rendah Bandung.

Warga diminta untuk tetap waspada dan mengikuti update cuaca harian melalui aplikasi BMKG atau media resmi untuk menghindari risiko.

Secara keseluruhan, cuaca dingin ini menjadi pengingat bahwa perubahan iklim global bisa mempengaruhi pola cuaca lokal, meskipun Bandung sudah terkenal dengan udaranya yang sejuk sepanjang tahun.


Editor •Andi


BMKG Cuaca Di Bandung Cuaca Dingin Ciwidey
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini