BREAKING NEWS

Sopir Mobil MBG Resmi Jadi Tersangka! 21 Guru dan Siswa SDN Kalibaru Terluka, Polisi Bongkar Motif Sebenarnya


Jakarta, iNet99.id - Polres Metro Jakarta Utara akhirnya menetapkan Adi Irawan (34) sebagai tersangka dalam insiden mobil boks pembawa Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa dan guru SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kejadian yang berlangsung pada Kamis (11/12) tersebut mengakibatkan 21 orang terluka.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyampaikan keputusan penetapan tersangka itu dalam konferensi pers pada Jumat (12/12). Ia menegaskan bahwa penyidik telah mengantongi alat bukti yang kuat untuk menjerat pengemudi tersebut.

"Saudara AI kami tetapkan sebagai tersangka dan kami sudah yakin dengan alat-alat bukti yang kami miliki," ujar Erick Frendriz menegaskan dalam keterangannya. Ia memastikan proses penyelidikan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam pemeriksaan, penyidik turut melakukan tes urine terhadap Adi Irawan untuk memastikan apakah ada pengaruh zat terlarang yang memicu insiden tersebut. Hasilnya, tersangka dinyatakan negatif alkohol maupun narkoba.

Erick menjelaskan bahwa faktor utama kecelakaan diduga kuat berasal dari kondisi pengemudi yang kurang konsentrasi akibat kurang tidur. Kondisi tersebut membuat kontrol kendaraan berkurang hingga akhirnya menabrak para siswa dan guru yang tengah berada di area sekolah.

Di sisi lain, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, mengungkapkan bahwa Adi Irawan sebenarnya merupakan sopir pengganti. Sopir utama yang biasa mengantar makanan ke sekolah sedang berhalangan karena sakit.

Menurut Sony, perubahan sopir mendadak tersebut terjadi karena distribusi makanan bergizi tetap harus berjalan sesuai jadwal. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh atas insiden ini.

Para korban langsung dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Jakarta Utara untuk mendapatkan penanganan medis segera. Sebagian korban mengalami luka ringan, sementara beberapa lainnya sempat menjalani observasi lebih lanjut.

Hingga Jumat malam, laporan terbaru menyebutkan 10 dari total 21 korban telah diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan. Sementara sisanya masih dalam pemantauan tenaga medis.

Pihak kepolisian memastikan proses hukum terus berlanjut dan tidak menutup kemungkinan adanya pemeriksaan tambahan terhadap pihak lain. Investigasi mendalam dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.***


Editor •Andi

MBG Tragedi MBG MBG Tabrak Siswa Jakarta
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini