BREAKING NEWS

Air Mata Orang Tua Siswa! Dana Pendidikan Rp600 Ribu Hilang Jadi Seragam,Orang Tua Minta Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan!


Sumedang, Inet99.id – Senyum seorang siswa SMAN 1 Tomo mendadak hilang ketika mengetahui dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) 2024 sebesar Rp600 ribu yang dijanjikan negara tidak bisa dipakai sesuai kebutuhannya. Uang yang semestinya bisa dibelanjakan untuk buku atau ongkos sekolah justru diarahkan untuk membeli seragam.

“Katanya buat kebutuhan belajar, tapi kok disuruh beli seragam? Kami nggak dikasih pilihan,” keluh seorang siswa, Senin (4/8/2025).

Keluhan serupa datang dari orang tua murid. Bagi keluarga miskin, ratusan ribu rupiah berarti ongkos sekolah berbulan-bulan. “Saya berharap bisa untuk transportasi dan buku, tapi malah diarahkan untuk seragam. Itu kebijakan siapa?” ucap seorang wali murid dengan suara tertahan.

Bukan hanya BPMU, jejak dugaan penyimpangan juga mengintai program Indonesia Pintar (PIP) 2022. Dana yang seharusnya cair penuh ke rekening siswa disebut-sebut dipotong, dengan total mencapai sekitar Rp60 juta.

Ketika dimintai penjelasan, Kepala SMAN 1 Tomo enggan memberikan jawaban detail. Beberapa kali wartawan Inet99.id mencoba menghubungi dan mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi, namun selalu gagal menemui sang kepala sekolah. Bungkamnya pihak sekolah kian memupuk tanda tanya publik.

“Dana pendidikan adalah hak siswa. Kalau ada pemotongan, itu bukan sekadar melukai kepercayaan, tapi bisa masuk ranah tindak pidana korupsi. Kejati Jabar seharusnya segera turun tangan,” tegas laporan Edukasi News, 4 Agustus lalu.

Kasus ini menyibak ironi lama: pemerintah gencar menjanjikan pendidikan murah dan mudah, namun di lapangan, uang yang mestinya membantu justru tercecer. Situasi ini seperti yang sudah pernah terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat bahkan sampai ke meja Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Ia memanggil sejumlah kepala sekolah dan pengurus PGRI untuk dimintai penjelasan.

Kini publik menunggu: apakah aparat hukum berani membongkar praktik gelap di balik dana pendidikan ini, atau kasus di SMAN 1 Tomo hanya akan menambah daftar panjang luka dunia pendidikan di Jawa Barat ?.


(Yudhistira)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar

Terkini