Penembakan Brutal di Gereja Michigan: Pelaku Tewas Ditembak Satpam, FBI Turun Tangan
![]() |
| Lokasi kejadian penembakan, poto abcnews |
INET99.ID - Seorang tersangka penembak aktif yang berniat menyerang sebuah gereja di Michigan pada hari Minggu ditembak dan dibunuh oleh seorang petugas keamanan, kata pihak berwenang.
Penembakan itu terjadi sekitar pukul 11:15 waktu setempat di Gereja Komunitas CrossPointe di pinggiran kota Detroit, Wayne, menurut Departemen Kepolisian Wayne.
Sumber penegak hukum mengatakan tersangka mengendarai truk Nissan miliknya ke gereja dan melepaskan tembakan, afiliasi ABC Detroit, WXYZ melaporkan.
Departemen Kepolisian Wayne mengonfirmasi di Facebook bahwa tersangka ditembak dan dibunuh oleh seorang penjaga keamanan di gereja tersebut. Setidaknya satu korban tertembak di kaki selama serangan itu, menurut keterangan polisi.
Polisi sedang menyelidiki siaran langsung Facebook dari kebaktian Gereja Komunitas CrossPointe di mana suara tembakan dapat terdengar saat anggota jemaat terlihat bergegas meninggalkan tempat suci.
Seekor anjing pelacak bom dibawa ke tempat kejadian oleh Kepolisian Negara Bagian Michigan dan satu regu penjinak bom polisi juga didatangkan ke tempat kejadian, menurut para pejabat, tetapi belum ada konfirmasi langsung dari polisi bahwa ada bahan peledak yang terlibat dalam insiden itu.
Saat polisi menyelidiki motif serangan itu, FBI mengatakan pihaknya mengirim agen ke Wayne untuk membantu penyelidikan.
"Tim kepemimpinan dan dukungan kami berada di lapangan, di tempat kejadian, di Wayne, Michigan untuk memberikan bantuan dan dukungan investigasi," kata Wakil Direktur FBI Dan Bongino dalam sebuah pernyataan .
Penembakan gereja itu terjadi saat ancaman meningkat di seluruh negeri menyusul serangan AS semalam di Iran yang menghancurkan atau merusak parah tiga fasilitas nuklir Iran, menurut pejabat Gedung Putih.
Mengakui meningkatnya ancaman lingkungan, Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "adalah tugas kita untuk menjaga keamanan dan informasi negara, terutama selama masa konflik."
"Konflik Israel-Iran yang sedang berlangsung menimbulkan kemungkinan meningkatnya ancaman terhadap tanah air dalam bentuk kemungkinan serangan siber, tindakan kekerasan, dan kejahatan kebencian antisemit," kata Noem.
Serangan di Wayne terjadi menyusul buletin publik yang dikeluarkan Departemen Keamanan Dalam Negeri setelah serangan AS di Iran, yang memperingatkan bahwa "serangan siber tingkat rendah" terhadap target AS "mungkin terjadi" dan bahwa para ekstremis di dalam AS kemungkinan besar akan beralih ke kekerasan jika pimpinan Iran menyerukan pembalasan seperti itu.
Buletin tersebut selanjutnya menghimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.
Tidak segera diketahui apakah serangan gereja itu ada hubungannya dengan serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.
Serangan itu terjadi sekitar setengah jam setelah kebaktian Minggu pagi di Gereja Komunitas CrossPointe dimulai, menurut polisi.
Petugas yang tiba di tempat kejadian segera mengevakuasi gereja setelah mengetahui bahwa seorang penjaga keamanan menghentikan serangan dengan menembak dan membunuh tersangka, menurut polisi.
Nama tersangka tidak segera dirilis. Petugas keamanan juga tidak segera diidentifikasi oleh pihak berwenang.
Sumber : abcnews
